Minggu, 30 Oktober 2016

Tempat-tempat Dhommah

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

كتاب:

الحاشية الجليّة على متن الآجرومية

[مواضيع الضمّة]

فأمّا الضَمّة : فتكون علامة للرّفع في أربعة مواضع:

في الاسم المفرد

وجمع التكسير

وجمع المؤنّث السالم

و الفعل المضارع الذي لم يتّصل بآخره شيء

[ TEMPAT - TEMPAT DHOMMAH ]

Adapun dhommah: menjadi tanda rofa’ pada 4 tempat, yaitu:

Isim mufrad

Jamak taksir

Jamak muannats salim

Fiil mudhari’ yang akhirnya tidak bersambung dengan apapun

PENJELASAN

Isim mufrad

Yaitu kata yang menunjukkan (jumlah) 1 (muannats/mudzakar), seperti:

جَاءَ الطَّالِبُ

“Pelajar laki-laki (itu) telah datang”

Maksudnya: 1 orang pelajar laki-laki telah datang.

Isim mufrad  : الطَّالِبُ

Maka kata الطَّالِبُ i’rabnya adalah sbb:

الطالب: اسم مفرد مرفوع وعلامة رفعه

الضمّة الظّاهرة على آخره.

Jamak taksir

Yaitu kata yang menunjukkan (jumlah) lebih dari 2 (muannats/mudzakar), dengan perubahan dari bentuk mufradnya seperti:

جَاءَ الطّلَّابُ

“Para pelajar laki-laki (itu) telah datang”

Jamak taksir : الطّلَّابُ

Maka kata الطّلَّابُ i’rabnya adalah sbb:

الطّلَّابُ: فاعل مرفوع وعلامة رفعه الضمّة الظّاهرة

على آخره.

Jamak muannats salim

Yaitu bentuk jamak dengan penambahan alif dan ta pada bentuk mufradnya, seperti:

جَاءَتِ الطَّالِبَاتُ

“Para pelajar perempuan (itu) telah datang”

Jamak muannats salim : الطَّالِبَات

Maka kata الطَّالِبَات i’rabnya adalah sbb:

الطَّالِبَات : فاعل مرفوع وعلامة رفعه الضمّة الظّاهرة

على آخره.

Fiil mudhari’ yang akhirnya tidak bersambung dengan apapun

Seperti:

الطَّالِبُ يَكْتُبُ

“Pelajar laki-laki (itu) sedang/akan menulis”

Fiil mudhari’ yang akhirnya tidak bersambung dengan apapun : ُيَكْتُب

Maka kata ُيَكْتُب i’rabnya adalah sbb:

يَكْتُبُ : فعل مضارع مرفوع وعلامة رفعه

الضمّة الظّاهرة على آخره.

Malang, 26 Muharram 1438 H

27 Oktober 2016

http://belajar-ilmunahwu.blogspot.com

Koreksi,kritik & saran:
rumahkujannahku@gmail.com

Kamis, 27 Oktober 2016

Tanda Rofa

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

الحاشية الجليّة على متن الآجرومية

باب معرفة علامات الإعراب

[علامات الرفع]

للرّفع أربعة علامات:

الضّمّة

والواو

والألف

والنون

BAB: MENGENAL TANDA-TANDA I’RAB

[TANDA-TANDA ROFA’]

Dhommah

Wawu

Alif

Nun

PENJELASAN

Dhommah adalah tanda asli untuk rofa’.

Malang, 26 Muharram 1438 H

27 Oktober 2016

Koreksi,kritik & saran:
rumahkujnnahku@gmail.com

Unduh file pdf untuk bab ini di : 
https://docs.google.com/document/d/1rk_EefpvJDGujoduZYem-or6G5CXySKW-2FVbqbrNIU/edit?usp=docslist_api

Rabu, 26 Oktober 2016

Pembagian I'rab

بسم الله الرحمن الرحيم

الحاشية الجليّة على متن الآجرومية

Kamis, 26 Muharram 1438 H

27 Oktober 2016

[أقسامه الإعراب]

وأقسامه أربعة:

رفع ونصب و خفض و جزم

Pembagian I’rab

Dan pembagiannya ada 4, yaitu

Rofa’ (رفع)

Nashob (نصب)

Khafd (خفض)

Jazm (جزم)

I’rab yang dimiliki oleh isim adalah sbb:

Rofa’ (رفع)

Nashob (نصب)

Khafd (خفض)

Tidak ada Jazm (جزم) padanya.

I’rab yang dimiliki oleh fiil adalah sbb:

Rofa’ (رفع)

Nashob (نصب)

Jazm (جزم)

Tidak ada Khafd (خفض) padanya.

Penjelasan:

فللأسماء من ذلك :

الرفع والنصب و الخفض  ولا جزم فيها

Maknanya bahwa i’rab yang masuk pada isim ada 3,yaitu

Rofa’ (رفع), seperti:

جاءَ زَيْدٌ

"Zaid telah datang”

Nashob (نصب), seperti:

رَأَيْتُ زَيْدًا

"Aku telah melihat Zaid”

Khafd (خفض) atau jer seperti:

مَرَرْتُ بِزَيْدٍ

"Aku melewati Zaid”

Dan jazm (جزم) tidak masuk padanya.

فللأفعال من ذلك :

الرفع والنصب و الجزم  ولا خفض  فيها

Rofa’ (رفع), seperti:

يَضْرِبُ

"Dia seorang laki-laki sedang/akan

memukul”

Nashob (نصب), seperti:

لَنْ  يَضربَ  ْ

"Dia seorang laki-laki tidak akan

memukul”

Jazm (جزم), seperti:

لَمْ يَضْرِبْ

"Dia seorang laki-laki tidak

memukul”

Dan khafd (خفض) tidak masuk padanya.

Kesimpulan:

Kesimpulan dari apa yang kita pelajari diatas adalah:

Rofa’ dan nashob, keduanya sama-sama ada pada isim dan fiil.

Khafd khusus terdapat pada isim.

Jazm khusus pada fiil.

Pembagian I'rab

بسم الله الرحمن الرحيم

الحاشية الجليّة على متن الآجرومية

Kamis, 26 Muharram 1438 H

27 Oktober 2016

[أقسامه الإعراب]

وأقسامه أربعة:

رفع ونصب و خفض و جزم

Pembagian I’rab

Dan pembagiannya ada 4, yaitu

Rofa’ (رفع)

Nashob (نصب)

Khafd (خفض)

Jazm (جزم)

I’rab yang dimiliki oleh isim adalah sbb:

Rofa’ (رفع)

Nashob (نصب)

Khafd (خفض)

Tidak ada Jazm (جزم) padanya.

I’rab yang dimiliki oleh fiil adalah sbb:

Rofa’ (رفع)

Nashob (نصب)

Jazm (جزم)

Tidak ada Khafd (خفض) padanya.

Penjelasan:

فللأسماء من ذلك :

الرفع والنصب و الخفض  ولا جزم فيها

Maknanya bahwa i’rab yang masuk pada isim ada 3,yaitu

Rofa’ (رفع), seperti:

جاءَ زَيْدٌ

"Zaid telah datang”

Nashob (نصب), seperti:

رَأَيْتُ زَيْدًا

"Aku telah melihat Zaid”

Khafd (خفض) atau jer seperti:

مَرَرْتُ بِزَيْدٍ

"Aku melewati Zaid”

Dan jazm (جزم) tidak masuk padanya.

فللأفعال من ذلك :

الرفع والنصب و الجزم  ولا خفض  فيها

Rofa’ (رفع), seperti:

يَضْرِبُ

"Dia seorang laki-laki sedang/akan

memukul”

Nashob (نصب), seperti:

لَنْ  يَضربَ  ْ

"Dia seorang laki-laki tidak akan

memukul”

Jazm (جزم), seperti:

لَمْ يَضْرِبْ

"Dia seorang laki-laki tidak

memukul”

Dan khafd (خفض) tidak masuk padanya.

Kesimpulan:

Kesimpulan dari apa yang kita pelajari diatas adalah:

Rofa’ dan nashob, keduanya sama-sama ada pada isim dan fiil.

Khafd khusus terdapat pada isim.

Jazm khusus pada fiil.

Sabtu, 15 Oktober 2016

Bab I'rab

BAB I'RAB

AL I'RAB adalah perubahan akhir-akhir kata yang disebabkan oleh perbedaan 'amil yang memasukinya, (perubahan tersebut) baik secara lafadz maupun diperkirakan.

🎀هو تغيير أواخر الكلم
Yaitu berpindahnya keadaan satu kata dari keadaan rofa' -misalnya- menjadi keadaan nashob atau jer.

🎀العوامل
Al 'awamil (العوامل) adalah jamak dari عامل yaitu yang menyebabkan sebuah kata dalam keadaan  marfu', manshub, majrur atau majzum

🎀لفظا
Perubahan pada akhir kata berupa lafadz (dilafadzkan).
Seperti:
Pada firman Allah:

١. {قَالَ رَجُلٌ}

٢. {أَتَقْتُلُوْنَ رَجُلًا}

٣. {أَوْحَيْنَا إِلَي رَجُلٍ}

1) Pada ayat yang pertama:
>> kata ٌرجل  dirofa', karena 'amil قال beramal (menyebabkan) kata tersebut marfu' sebab dia adalah fa'ilnya.

2) Pada ayat yang kedua:
>> Kata رجلًا  dinashob ; karena 'amil تقتلون beramal (yang menyebabkan) kata tersebut manshub sebab dia sebagai maf'ul bih.

3) Pada ayat yang ketiga:
>> Kataرجلٍ  dijer ; karena 'amil إِلَي beramal (yang menyebabkan) kata tersebut majrur sebab dia isim yang majrur dengan إِلَي

🎀 او تقديرا
Perubahan akhir kata yang ditakdirkan (diperkirakan adanya) - tanda perubahannya tidak tampak secara dhzohir-.
Seperti perkataan Anda:

جَاءَ الفَتَي ورَأَيْتُ الفَتَي و سَلِمْتُ على الفَتَي

Maka:
1) Kata الفَتَي pada contoh yang pertama; dia dalam keadaan marfu' karena sebagai fa'il.
Dan tanda rofa'nya adalah dhommah muqaddaroh di akhirnya karena ta'adzdzur.

2) Kata الفَتَي pada contoh yang kedua, dia dalam keadaan manshub karena sebagai maf'ul bih.
Dan tanda manshubnya adalah fathah muqaddaroh di akhirnya karena ta'adzdzur.

3) Kata الفَتَي pada contoh yang ketiga, dia dalam keadaan majrur karena masuknya huruf jer.
Dan tanda jernya adalah kasroh muqaddaroh di akhirnya karena ta'adzdzur.

Kamis, 13 Oktober 2016

Nakirah

النّكرة

Nakirah adalah setiap isim yang umum pada jenisnya, tidak khusus pada salah satu individu.gov

Dan pendekatan (definisinya) nya adalah:
Setiap isim yang bisa dimasuki alif dan lam kepadanya.
Seperti: الرجل،  الفرس

PENJELASAN:

🎀والنكرة كل اسم شائع في جنسه
Yaitu umum pada satu jenisnya.
Seperti:
رَجُلٌ
-artinya orang laki-laki
-rojulun adalah isim yang umum dari jenis kaum laki-laki (الرِّجال).
-tidak khusus (menunjukkan) salah satu individu tertentu dari kaum  laki-laki.

🎀 وتقريبه
Yaitu pendekatan makna untuk memudahkan orang yang baru mempelajari bab ini.

🎀نحو:  الرّجل و الفرس
Contohnya:
☞orang laki-laki (رّجل)
☞kuda , kuda betina (فرس)

Kedua isim tersebut bisa dimasuki "al". Maka Anda katakan:
الرّجل←orang laki-laki itu
الفرس←kuda itu

Al ma'rifat

المَعْرِفَةُ
AL MA'RIFAT

Dan al ma'rifah itu ada pada lima macam:
1) Isim mudhmar, seperti: saya, kamu
2) Isim 'alam, seperti: Zaid, Makkah
3) Isim mubham, seperti: ini, ini, mereka
4) Isim yang dimasuki alif dan lam, seperti orang laki-laki itu, pemuda itu
5) Dan isim-isim yang diidhofahkan kepada salah satu dari 4 macam isim diatas.

🎀المعرفة
Adalah isim yang menunjukkan atas sesuatu yang tertentu.

🎀 الاسم المضمر
-Disebut juga isim dhomir.
-Artinya adalah isim yang menunjukkan kepada:
☞mutakallim, seperti أَنَا( saya)
☞mukhoththob, seperti أَنْتَ (kamu seorang laki-laki)
☞ghoib, seperti هُوَ (kamu seorang laki-laki)

🎀الاسم العلم
Yaitu isim yang menunjukkan nama tertentu tanpa...

🎀الاسم المبهم
-Semua isim dhomir sebagaimana yang dicontohkan mushonif (ibnu Ãjurum)  dan isim maushul, seperti: yang.
-Keduanya dinamakan isim mubham karena keumuman dan bersambungnya dia untuk kata tunjuk kepada setiap jenis,macam dan sesuatu, seperti:
☞ini hewan (هذا حيوان)
☞ini benda mati (هذا جماد)
☞ini orang laki-laki (هذا رجل)
☞ini Zaid (هذا زيد)

🎀الاسم الذي فيه الألف وللام
-Yaitu isim yang masuk padanya "al" (الْ) yang memberikan faedah ta'rif (penentuan).
-Seperti:
☞orang laki-laki itu ( الرجل)
☞pemuda itu (الغلام)

🎀وما أضيف إلى واحد من هذه الأربعة

Yaitu isim nakirah  yang diidhofahkan kepada salah satu isim ma'rifat (no 1-4), maka dia menjadi ma'rifat dengan sebab pengidhofahan  tersebut.
Misalnya:
☞Bukuku ( كتبي)
☞Bukunya Zaid (كتاب زيد)
☞Buku ini (كتاب هذا)
☞Buku yang kita  (كتاب الذي زارنا)
☞Bukunya pelajar putra tersebut (كتاب الطالب)

Maka kata (كتاب) pada asalnya adalah nakirah, akan tetapi setelah diidhofahkan kepada isim ma'rifat, diapun menjadi ma'rifat.