Minggu, 09 Oktober 2016

Pembagian Kalam

بسم الله الرحمن الرحيم

PEMBAGIAN KALAM٭)

أقسام الكلام

وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ : إِسْمٌ وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى

"Dan macam-macamnya ada 3: isim, fiil, dan huruf yang mengandung makna"

*) lebih tepatnya adalah pembagian kata/ macam-macam kata.

PENJELASAN

🎀  Pengertian:  وَ أَقْسَامُهُ
Yaitu bagian-bagiannya, yang kalam itu tersusun darinya.

🎀Pengertian: ٌاسْم 
Isim adalah kata yang menunjukkan makna pada dirinya dan tidak berkaitan dengan waktu.
Seperti:
- Zaid (زَيْدٌ)
- kuda betina (فَرِسٌ)
- burung pipit (عُصْفُوْرٌ)

🎀Pengertian: فِعْلٌ
Yaitu kata yang menunjukkan makna pada dirinya dan berkaitan dengan waktu.

Waktu yang dimaksud ada 3 yaitu:
1) Mádhi (ماض), artinya yang telah lalu
- contohnya:  telah berdiri (قَامَ)

2) Hádhir (حاضر), yang sedang berlangsung
- contohnya: sedang berdiri (يَقُوْمُ)

3) Mustaqbal (مستقبل), yang akan datang
- contohnya:   berdirilah kamu (قُمْ)

🎀Pengertian: حَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى
- Yaitu kata yang menunjukkan makna pada selainnya.
- Seperti: tidak (لَمْ) ,  di/pada (فِيْ), apakah (هَلْ).
- Misalnya huruf (لَمْ) maknanya adalah penafian, makna ini tidak tampak dan tidak jelas sampai huruf tersebut digabungkan kepada kata yang lainnya.
- Maka Anda katakan:
لَمْ يَقُمْ زَيْدٌ
"Zaid tidak berdiri"

Maka jelaslah makna penafian huruf (لَمْ) pada kalimat diatas.

🎀Pengertian: جَاءَ لِمَعْنًى
- Yaitu bahwa huruf tersebut mempunyai makna.
- Berbeda dengan huruf yang tidak mempunyai makna semisal huruf hijaiyah.
Contohnya:  huruf zai pada kata "Zaidun" (زَيْدٌ).
Maka huruf zai (ز) tersebut bukanlah termasuk harf dalam bab ini karena tidak já a li ma'nan.
- Adapun contoh:
هَلْ قَامَ زَيْدٌ؟
"Apakah Zaid telah berdiri?"
Maka  (هَلْ) adalah harfu já a li ma'nan. Dengan rincian sbb:
Kata هَلْ adalah huruf istifham.
Kata قَامَ adalah fiil
Kata زَيْدٌ adalah isim.

Maraji':
كتاب:  الحاشية الجليّة على متن الآجروميّة

Tidak ada komentar:

Posting Komentar